SUGENG RAWUH WONTEN ING PAPAN REMBUGANNE PEREMPUAN GUNUNGKIDUL

Jumat, 12 Februari 2010

Rembug Perempuan Gunungkidul "Menembus Batas" Dari Domestik Menuju Publik

“dulu kami tidak pernah dilibatkan dalam proses musrenbang, tapi mulai tahun 2008 kami sudah dilibatkan. Suara perempuan seperti kami ini selama ini tidak pernah didengar, sehingga seringkali usulan dan kebutuhan kami tidak terpenuhi. Tapi sejak terlibat di musrenbang dusun sampai kabupaten, kebutuhan kami dapat terpenuhi”. Begitu dipaparkan oleh Ibu Sri Rahayu, wakil kelompok perempuan Kecamatan Purwosari. Paparan tersebut disampaikan pada saat Rembug Perempuan Gunungkidul yang diselenggarakan oleh IDEA Jogja pada hari kamis 11 Februari 2010 di Bappeda Kabupaten Gunungkidul. Dalam kesempatan ini, ada 3 orang perempuan yang memaparkan pengalaman mereka terlibat dalam musrenbang. Mereka adalah Ibu Sri Rahayu (kecamatan Purwosari), Ibu Paryanti (kecamatan Panggang) dan Ibu Susilo Srinuk (kecamatan Semin).

Rembug Perempuan Gunungkidul yang diberi tema “Menembus Batas” dari Domestic menuju Publik ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas perempuan untuk berpartisipasi dalam musrenbang. Rembug Perempuan ini diikuti oleh perwakilan kelompok perempuan dari 18 kecamatan di Gunungkidul. Mereka berdiskusi untuk memetakan permasalahan dan kebutuhan yang terkait dengan kelompok perempuan.
Pada kesempatan tersebut, Ibu Dewi Wahid (Kabid Pemberdayaan Perempuan BPMPKB) memberikan apresiasi dan mendukung rembug perempuan ini. “dari proses ini terbukti bahwa ketika perempuan bermusyawarah mampu menghasilkan keputusan yang berdampak besar bagi pemenuhan hak dasar masyarakat dan tidak kalah dengan kaum laki-laki”. papar bu dewi.

Pada kesempatan ini pula, disampaikan beberapa inovasi yang sudah dan sedang di inisiasi oleh Bappeda Kabupaten Gunungkidul dalam proses perencanaan penganggaran, diantaranya penyusunan perda system perencanaan penganggaran, integrasi proses perencanaan di PNPM dengan musrenbang regular dan adanya pagu indikatif kecamatan. Inovasi-inovasi tersebut akan dilaksanakan pada proses perencanaan tahuin 2010 ini. Begitu disampaikan oleh Bapak Irawan Jatmiko (Kabid PSB Bappeda Gk).

Selain dari SKPD, Rembug Perempuan Gunungkidul ini juga dihadiri oleh Ibu Supriyani,Spd anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul. Sebagai wakil perempuan yang duduk sebagai anggota dewan, beliau sangat bangga atas kerja jejaring kelompok perempuan bahkan sampai menyelenggarakan rembug perempuan untuk memetakan masalah dan kebutuhan yang akan disampaikan dalam musrenbang. Beliau berjanji akan membawa dan menindaklanjuti hasil rembug perempuan ini dan berjanji akan hadir dalam musrenbang kecamatan yang akan dimulai pada tanggal 16 Februari 2010, sebagai salah satu bentuk perbaikan terhadap proses perencanaan penganggaran. Gunungkidul mencoba untuk mensinergiskan jaringasmara dewan dengan musrenbang. Sehingga hasil dari musrenbang bisa maksimal dan tepat sasaran.

SHARE IT:

Twitter Facebook Delicious Google Delicious Stumbleupon Delicious Technorati Reddit GoogleBuzz Buzz Myspace Yahoo Favorites More

Berlangganan Tulisan JARINGAN PEREMPUAN GUNUNG KIDUDL

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

KOMPAS.com - Perempuan

Saling Sapa